Nama TuahCoin berasal dari kata tuah, yang dalam bahasa kita berarti keberuntungan. Kami memilihnya dengan sedikit ironi: terlalu banyak orang masuk ke kripto dengan mengandalkan tuah, dan terlalu sedikit yang menghitung apa yang terjadi bila tuah itu tidak datang.
Untuk siapa lembar-lembar ini
Pembaca yang kami bayangkan adalah orang Indonesia yang baru saja menerima pesan berantai tentang koin yang "pasti naik", yang sedang menatap portofolio merah pada pukul dua pagi, atau yang penasaran kenapa koin seharga beberapa rupiah belum tentu murah. Kami menulis untuk momen ragu sebelum membeli dan momen panik setelah harga jatuh.
Dikerjakan dan ditolak redaksi
| Kami kerjakan | Kami tolak |
|---|---|
| Menyusun kartu skor dan checklist penilaian proyek | Membuat daftar koin yang akan naik |
| Mencatat kronologi crash dengan tanggal yang kami cek | Memberi sinyal beli atau jual |
| Membuat kalkulator risiko sederhana | Menerima bayaran untuk mengulas token |
| Menjelaskan modus rug pull dan pump and dump | Membuka akun, menerima dana, atau menukar aset |
Cara kami menulis
- Tanggal dan angka peristiwa dicek ke catatan publik, dengan Wikipedia sebagai rujukan sekunder. Klaim yang gagal kami pastikan dibuang dari naskah.
- Harga acuan BTC, ETH, dan kripto lain diambil dari Currency API, kumpulan data terbuka, lengkap dengan tanggal datanya.
- Contoh hitungan memakai proyek rekaan seperti Token Kenari atau Koin Rendang supaya tidak terbaca sebagai promosi.
- Setiap lembar memuat peringatan risiko dan kotak tanda bahaya.
Temukan kesalahan? Kirim koreksi lewat halaman surat redaksi. Batas pemakaian isi kami jelaskan di lembar disclaimer.