Lewati ke isi
TuahCoin

Kripto sangat fluktuatif. Semua isi situs ini bersifat edukasi, bukan ajakan membeli.

Lembar 11 · Jebakan yang berulang

Rug pull kripto: ketika pembuat token menarik karpet lalu menghilang

Istilah rug pull berasal dari ungkapan "menarik karpet dari bawah kaki". Pembeli berdiri di atas karpet yang tampak megah, lalu dalam sekejap karpet itu ditarik oleh orang yang memasangnya.

Lembar ini ditinjau pada . Waktu baca kira-kira 3 menit.

Meja resepsionis mengilap dengan lampu ungu dan hiasan anggrek di lobi kantor yang tampak mewah
Lobi yang megah belum membuktikan ada bisnis di baliknya. Banyak rug pull dimulai dengan tampilan yang sangat meyakinkan.

Apa itu rug pull

Rug pull adalah bentuk penipuan keluar (exit scam): proyek dibangun seolah-olah sah, mengumpulkan uang dari pembeli, lalu pembuatnya kabur membawa dana tersebut. Istilah ini paling sering dipakai untuk token baru di bursa terdesentralisasi, tempat siapa pun bisa menerbitkan token dan membuka kolam perdagangan tanpa proses seleksi.

Fenomenanya bukan hal baru. Gelombang penawaran koin perdana tahun 2017 sudah memperlihatkan pola serupa dalam skala besar. Yang berubah hanyalah kemasannya: dulu situs ICO dan dokumen penjualan, kini token yang diluncurkan dalam hitungan menit dan dipromosikan lewat grup obrolan.

Empat bentuk rug pull yang paling sering

Bentuk rug pull dan hal yang bisa dicek lebih dulu
BentukCara kerjaBisa dicek sebelumnya
Tarik likuiditasPembuat menarik seluruh isi kolam, token tak bisa ditukarStatus kunci token LP dan lamanya
HoneypotKode membatasi atau memblokir penjualanFungsi jual, biaya jual, daftar hitam di kontrak
Aksi jual orang dalamDompet tim menjual porsi besar sekaligusKonsentrasi pemegang dan jadwal vesting
Ditinggal pelan-pelanTim berhenti bekerja setelah dana terkumpulAktivitas kode dan pemenuhan peta jalan

Tiga bentuk pertama sering disebut hard rug karena terjadi cepat dan terang-terangan. Bentuk keempat, soft rug, lebih sulit dibuktikan: tidak ada satu transaksi mencurigakan, hanya proyek yang makin sepi sementara tim diam-diam menjual token mereka.

Kronologi khas, dalam cerita rekaan

Agar polanya mudah dikenali, berikut kisah rekaan tentang "Token Merpati". Tidak ada kaitan dengan proyek nyata mana pun.

  1. Hari 1. Token diluncurkan dengan situs rapi, logo lucu, dan whitepaper tiga halaman. Kolam likuiditas diisi, token LP tidak dikunci.
  2. Hari 2–4. Akun-akun di media sosial serentak menyebut Merpati sebagai "coin baru yang berpotensi naik 100 kali". Grup obrolan bertambah ribuan anggota.
  3. Hari 5–7. Harga naik berlipat-lipat. Tangkapan layar keuntungan beredar. Pertanyaan tentang tim dijawab "tim sedang fokus membangun".
  4. Hari 8. Pengumuman "listing di bursa besar" dalam hitungan hari memicu gelombang pembeli terakhir.
  5. Hari 9. Dalam satu transaksi, isi kolam ditarik. Harga jatuh mendekati nol. Situs menghilang, grup dikunci.

Hampir setiap tahap memberi petunjuk: token LP tidak dikunci, promosi serentak, tim yang tidak bisa ditelusuri, dan desakan membeli sebelum tanggal tertentu. Semua petunjuk itu sudah kami bahas di lembar likuiditas, tim, dan pump and dump.

Kenapa uang korban sulit kembali

Transaksi di blockchain bersifat final. Setelah dana ditarik, pembuat token biasanya memindahkannya melalui banyak alamat, menukarnya ke aset lain, atau memindahkannya ke jaringan berbeda. Jika pelaku anonim dan berada di negara lain, penelusuran hukum menjadi panjang dan mahal. Karena itu, pencegahan jauh lebih bernilai daripada upaya pemulihan.

Jika Anda menjadi korban, simpan bukti transaksi, alamat dompet, tangkapan layar promosi, dan percakapan, lalu laporkan ke kanal pengaduan resmi seperti OJK atau kepolisian. Waspadai pihak yang tiba-tiba menawarkan "jasa pemulihan dana" dengan biaya di muka; itu sering kali penipuan lapis kedua.

Membedakan proyek gagal dan rug pull

Tidak setiap token yang jatuh adalah penipuan. Proyek bisa gagal karena produknya tidak diminati, dananya habis, atau pasar sedang lesu. Perbedaannya terletak pada niat dan transparansi: proyek yang gagal secara jujur biasanya mengumumkan keadaannya, sedangkan rug pull ditandai penarikan dana tiba-tiba, akun yang dihapus, dan tim yang lenyap. Bagi pembeli, akibatnya bisa sama beratnya, sehingga ukuran posisi tetap menjadi pelindung utama. Hitungannya ada di lembar ukuran posisi.

Tiga menit sebelum membeli token baru

Pemeriksaan singkat berikut tidak menjamin keselamatan, tetapi menyaring sebagian besar jebakan yang paling kasar. Pertama, buka penjelajah blok dan lihat apakah token LP terkunci serta sampai kapan. Kedua, periksa daftar pemegang terbesar setelah memisahkan alamat kolam dan kontrak penguncian. Ketiga, cari tahu apakah pemilik kontrak masih bisa mengubah biaya atau memblokir penjualan; sebagian pemindai kontrak otomatis menampilkan informasi ini dalam hitungan detik. Jika satu saja jawabannya buruk, tidak membeli adalah keputusan yang sah dan tidak perlu disesali.

Tanda bahaya rug pull

  • Token LP tidak dikunci atau dikunci hanya beberapa hari.
  • Pembuat memegang porsi besar suplai tanpa jadwal vesting.
  • Kontrak memberi admin hak mengubah biaya jual atau memblokir alamat.
  • Desakan membeli sebelum "listing" atau "peluncuran besar".
  • Pertanyaan tentang tim dan audit dijawab dengan ajakan "HODL".

Lembar yang berkaitan